Jangan Mengeluh..

Hello! Ini post pertamaku di blog ini.

Sebenarnya, awalnya aku ingin memperkenalkan blog ini dulu. Membuat semacam intro untuk blog ku ini. Tapi setelah kupikir-pikir, mungkin tidak akan banyak yang membaca intro blog ku. Ini kan blog pribadi yang mungkin akan jarang ditengok, jadi ku skip saja, tidak apa-apa kan?

Sebelum membaca lebih jauh, aku ingin mengingatkan bahwa ini bukanlah tips and trick atau motivasi untuk umum. Ini hanyalah motivasi untuk diriku sendiri, catatan kecil untuk diriku. Kalau pembaca ikut termotivasi, aku harus mengucap Alhamdulillah πŸ™‚

Jangan mengeluh..

Biasanya aku selalu berkata begitu kepada teman-temanku disaat mereka mulai mengeluhkan pipi mereka yang bertambah gemuk atau tugas mereka yang tak kunjung usai. Namun akhir-akhir ini aku justru menjadi tukang keluh. Tidak tahu apa penyebabnya tapi bisa dipastikan tugas adalah salah satu penyebabnya.

Normalnya, aku bukanlah tukang keluh. Aku bukan membela diri, tapi aku sadar betul mengeluh itu tidak baik. Mengeluh hanya akan membuat kamu mempersulit jalan mu untuk menyelesaikan sesuatu. Mengeluh akan membawamu kepada keluhan-keluhan lainnya, sama seperti ketika kamu berbohong, bohong pertama akan membawamu berbohong ketahap selanjutnya. Intinya, mengeluh bisa jadi kebiasaan buruk kalau kamu mulai mengeluh.

Tidak bisa dipungkiri bahwa tugas yang saat ini ada telah menggunung. Aku bahkan tidak bisa memilah mana yang harus ku prioritaskan dan mana yang dapat ku kerjakan dilain waktu. Saat ini, aku sedang menyelesaikan tugasmedia relations ku. Jika aku mengerjakan dengan hati yang ikhlas dan tidak dalam keadaan terpepet seperti saat ini, mungkin aku sudah senang dan gembira, tugasku pun sudah selesai. Tapi nyatanya aku tidak berhasil menyelesaikannya tepat waktu. Alih-alih menyelesaikannya dengan tepat waktu aku malah membuang waktuku dengan mengulang membaca baris-baris yang sama karena tidak mengerti dengan apa yang ku baca.

Ya, mengeluh hanya akan membuatmu berputar ditempat dengan permasalahan yang kamu hadapi. Aku misalnya, semakin aku mengeluh, semakin lama pula aku menyelesaikan waktuku. Mengeluh menyita waktu dan pikiranku.

Lalu sekarang apa yang harus ku lakukan agar aku tidak mengeluh? Salah seorang temanku, Dena berkata kepada ku pagi ini “Ya sudah, sekarang mau apa? Selesaikan lah!”. Dan ya, kata-katanya benar, sekarang aku bisa apa? Selesaikanlah semua tugas dan berhenti mengeluh. Mengeluh membuat waktu istirahat ku bertambah, malas ku bertambah, tapi tugasku tak kunjung selesai!

Jadi, jangan mengeluh dan lakukan pekerjaanmu, sekarang πŸ™‚

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s