Hey Teman

Hey teman..

Aku punya teman. Sejak kecil aku punya teman, saat di sekolah dasar, SMP, SMA, di kampus, dan bahkan teman-teman yang kutemui di tempat-tempat tak terduga.

Mereka datang..

Saat aku duduk di sekolah dasar, aku punya teman yang bermain berkelompok. Kami selalu beramai-ramai. Kami selalu berbincang-bincang, dan kami selalu bersama. Jika ada salah satu diantara kami yang merasa terganggu atas sesuatu atau seseorang, yang lain akan ikut merasa terganggu.

Saat aku memasuki bangku SMP, temanku sama sekali berbeda. Tapi kami masih bermain dengan kelompok. Memberikan kenyamanan dan membuat diri kami masing-masing nyaman dengan keberadaan yang lainnya dari kelompok yang sama. Mengerti maksudku? Maksudnya ketika kami berada dalam situasi yang mungkin akan membuat diri kami merasa risih, asalkan bersama, tidak jadi masalah.

Lingkungan SMA membuatku lebih independen. Lebih terbiasa sendiri. Karena di SMA ku dulu, sangat banyak siswa dan mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama. Aku mengenal tiga-empat teman yang cukup dekat. Kami tidak selalu bersama, tapi kami memiliki waktu untuk satu-sama lain.

Baru-baru ini, memasuki masa kuliah adalah masa yang menyenangkan. Bertemu beragam manusia dengan sifat mereka yang sama sekali berbeda. Berhadapan dengan orang yang keras kepala, orang tidak berpendirian, si ramah, si pemarah, orang-orang yang lebih independen dan tertutup, orang yang sangat terbuka, orang yang bermuka dua, orang yang sangat beragam dan semuanya memberikan warna. Aku mendapatkan beberapa teman disini.

Jika disebutkan satu per satu, mungkin tidak akan ada habisnya. Nama mereka setidak-tidaknya pernah ku sebut dalam beragam jurnalku. Aku bersyukur pernah memiliki mereka dalam kehidupanku.

Mereka pergi..

Mereka adalah mereka. Betapapun aku membenci seseorang, aku tidak bisa begitu saja menyingkirkannya. Begitu pula ketika aku menyayangi orang lain. Aku tidak bisa terus menyimpan mereka untuk berada tetap disampingku. Teman-temanku, memiliki kehidupan dan pilihan. Mereka bebas memilih untuk tinggal atau pergi. Itulah kehidupan, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Aku siap? Kadang tidak. Tapi aku harus.

Mereka yang pergi ada pula pergi tanpa pilihan, melainkan sudah waktunya mereka untuk pergi. Mitha, Jessica, Mbak Gathi, April, Harris, Kak Ridha. Mereka pergi untuk selama-lamanya, tapi tentu saja mereka adalah orang-orang yang memberikanku pelajaran.

Mereka kembali lagi..

Ketika seorang teman lama tidak menghubungi ku dan dia tiba-tiba menghubungiku, aku akan sangat senang. Aku adalah seorang pengamat yang perasa. Ya, aku selalu bisa mengamati lebih daripada orang lain dan merasakan lebih daripada oranglain. Maka ketika aku dihubungi terus menerus, tanpa sadar aku mengamati mereka. Dalam hati, sempat aku berprasangka, mereka menghubungiku ketika mereka membutuhkan sesuatu dari diriku saja. Lalu seseorang teman dari SMA ku berkata bahwa memang begitu, semua orang, sekalipun aku tidak sadar, aku pun pernah melakukannya. Bahwa semua orang memang menghubungi satu sama lain karena ada yang mereka butuhkan.

Lalu kemudian ada rasa cemburu..

Ketika aku menyadari teman-temanku terbiasa tanpa kehadiranku dan mulai melupakanku. Ketika aku tidak lagi dipanggil namanya, dan mereka mulai tertawa tanpa diriku. Aku senang melihat mereka senang. Tapi dalam hati aku pun sedih saat mereka tidak lagi menatapku dan tersenyum tulus kepadaku, saat wajah lain menggantikan diriku, saat semua yang kurasakan dulu kulihat dalam bingkai yang lain. Tapi semua itu pasti terjadi, bukan?

Aku sadar, kadang aku berbuat salah kepada teman-temanku. Aku minta maaf dengan sangat kepada semua teman-temanku.

Aku berharap, semua temanku kembali, dan tidak ada yang meninggalkanku, karena kalian tahu rasanya ditinggalkan? Rasanya sakit sekali.. 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s