Dengarkan Aku

Bisakah sekali saja kau dengarkan aku?
Bukan mendengarkan disaat aku berkata kasar
Mendengarkan teriakanku dan menyela semua alasanku
Bukan.

Tapi, bisakah sekali saja kau dengarkan aku?
Dengarkan aku dengan hati mu, bukan telingamu saja
Buka hatimu, bukan telingamu saja
Dengarkan, dengarkan

Ini adalah sayangku,
Yang kuucap dalam sayatan tajam pisau, tapi ini adalah sayangku
Ini adalah alasanku,
Agar engkau tahu, aku begini karena pertimbangan,
Bukan karena tergesa atau terjerumus nafsu
Ini adalah kekecewaanku,
Agar bukan hanya aku yang disalahkan,
Agar kita berdua, sama sama dapat mengoreksi diri

Tolong dengarkan aku, sekali saja
Kau cetak aku layaknya dirimu, kau salahkan diriku sepenuhnya
Tapi tak pernah kau dengarkan,
Sekali saja,
Aku hanya ingin kau,
Sekali saja,
Mendengarkanku, dengan hati mu, bukan hanya dengan telingamu

Depok, 1 September 2012

Untuk engkau yang memiliki telinga dan hati
Sesungguhnya, aku mencintaimu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s