Mati Rasa

Kata, tak terlihat
Ia terdengar manakala ia diucapkan
Mulut, adalah ia yang berucap
Tak bisa sekejap berucap, rasa yanh dikorbankan
Telinga, ialah yang mendengar kata
Sekali dan sekali, perjatian menajamkan pendengaran
Hati, ialah yang merasa
Kadang tak dapat kau berembus kata
Kadang tak rssa senang itu datang
Kadang disebutnya,
Mati rasa

Kp.Melayu, 25 September 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s