Berhenti Dikeramaian

Ketika itu, Sang Surya menampakkan silaunya
Berdiri angkuh, di singasananya
Kerajaan mana yang tidak mengindahkannya
Kerajaan mana yang tidak mengagungkannya
Ia tidak marah, ia tidak mengganggu
Ucapnya, hanya ingin memimpin dalam kesetaraan
Tapi tak pernah terlihat apa apa yang setara
Semuanya tampak seperti diam dan terpaku
Hanya terpusat pada satu,
Pikiran
Dengan hati, Sang Surya bermega mengembuskan niatan
Inilah aku, yang berhenti di keramaian

Jatinegara, 16 Oktober 2012
Saat diam itu, saat tidak seorangpun dari kalian mengetahui apa yang ada dalam pikiranku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s