Liburan Singkat: Kebun Raya Bogor

DPP_0052

Halo! Ini pertama kalinya aku mengamati kupu-kupu sedekat ini loh 🙂

Kemarin (14 Agustus 2013) aku dan beberapa temanku dari SMA berkunjung ke Kebun Raya Bogor. Awalnya ketika Nadhil mengajakku untuk pergi ke Kebun Raya Bogor aku pikir “ngapain?”, tapi ternyata aku salah. Ini adalah liburan a la kami yang menyenangkan dan aku jamin tidak akan mudah aku lupakan.

Ini adalah kali ketiga aku ‘bermain’ di Kebun Raya Bogor. Sebuah kebun dengan beraneka ragam tumbuhan yang ditanam diatas tanah seluas 87 hektar. Didalamnya terdapat beragam taman dengan keunikannya masing-masing, seperti Taman Meksiko, Taman Astrid, dan Taman Bhineka. Sayang reputasi Kebun Raya Bogor sering kali dikaitkan dengan ‘tempat berpacaran’. Mungkin karena kawasannya yang luas hingga ke pelosok dan banyak tempat-tempat yang cocok untuk berduaan. Tapi terlepas dari itu semua, satu kata yang cocok untuk mendeskripsikan Kebun Raya Bogor adalah:  indah. Dan aku sangat merekomendasikan Kebun Raya Bogor untuk melepaskan penat dan berwisata dengan keluarga dan teman dekat. Piknik di Kebun Raya Bogor mungkin akan menjadi satu hal yang menyenangkan.

Berbeda dengan dua kunjunganku yang lalu, kunjunganku kali ini mengitari hampir seluruh pelosok Kebun Raya Bogor dengan tujuan berburu fotografi dengan temanku Nadhilah dan Noer. Tidak hanya kami bertiga, ada juga Noni dan Ridha yang datang bersama kami. Meski waktu untuk mengitari dan berburu kenangan didalamnya singkat namun berhasil menoreh kenangan yang luar biasa dalam ingatan. Banyak juga wisatawan lokal dan mancanegara yang berburu keindahan Kebun Raya Bogor. Hari itu, Kebun Raya Bogor semakin siang semakin ramai. Beruntung kami tiba di Kebun Raya Bogor cukup pagi, jadi kami bisa menikmati indahnya Kebun Raya Bogor di pagi hari.

DPP_0033

Kami masuk melalui gerbang utama (Gerbang 1) Kebun Raya Bogor yang lokasinya dekat dengan pasar dan gedung Bogor Trade Mall (BTM). Sesaat setelah memasuki gerbang Kebun Raya Bogor kami segera menuju tempat tujuan pertama kami, museum zoologi. Museum zoologi, letaknya berada disebelah kiri Kebun Raya Bogor dari Gerbang 1. Aku selalu menyukai museum. Aku selalu membawa banyak cerita dari museum, begitupula dengan museum zoologi ini. Seperti namanya, tentu yang dipertunjukkan dalam museum ini adalah hewan. Dari mulai unggas, reptil, hingga serangga mungil seperti lalat ada didalamnya.  Yang menarik perhatianku adalah rangkaian pigura yang memamerkan keindahan kupu-kupu dan kerang-kerang cantik.

Normalnya, aku tidak suka kupu-kupu. Apapun jenis serangganya, aku sangat tidak suka dan menghindarinya. Tapi keindahan kupu-kupu itu begitu menghipnotisku. Hingga aku mengamati sayap-sayap mereka yang rapuh dengan sangat seksama. Detail indah setiap sayap kupu-kupu yang menghipnotisku ini segera mengingatkan aku pada kebesaran Allah. Bagaimana tidak? Allah swt. menciptakan kupu-kupu yang begitu indah dengan sayap-sayap mereka yang rapuh dan berbeda ditiap-tiap jenisnya. Seperti hal nya manusia yang dilahirkan cantik dan berbeda-beda. Disisi lain, pikiranku melayang kemasa-masa yang dilalui si kupu-kupu hingga berakhir disebuah pigura bersama kerabatnya, disini. Semoga bagaimanapun itu, keberadaan mereka memberikan kebaikkan dan pengetahuan bagi pengunjung museum.

Sayang, tak berapa jauh dari pigura-pigura kupu-kupu terpampang pigura-pigura yang memuat serangga menyeramkan lainnya seperti kumbang, kecoak, dan lalat. Aku pun tidak bisa berlama-lama disana. Jadi aku segera bergeser ke pigura-pigura yang memajang kerang-kerang cantik didalamnya. Ada beberapa kerang yang menarik mataku karena keindahan dan gradasi warna favorit ku.

cantiknya kerang dengan warna favorit ku! namanya Amphidromus Interruptus Mull :)

cantiknya kerang dengan warna favorit ku! namanya Amphidromus Interruptus Mull 🙂

Setelah asyik menyapa museum zoologi, kami segera berkeliling menjelajahi Kebun Raya Bogor. Tidak ada tujuan spesifik kami ingin ke taman mana. Ditambah kami tidak membawa perbekalan apapun kecuali tiga botol air mineral yang kami beli didepan pintu masuk Kebun Raya Bogor, maka kami hanya berkeliling saja.

Temanku Noer ingin sekali belajar teknik ruang ketajaman atau Depth of Field dan bokeh. Depth of Field ini merupakan teknik fotografi yang menonjolkan ketajaman dan fokus pada objek bidikkan. Noer dan Nadhil sangat tertarik dengan dunia fotografi. Mereka dengan antusias mencoba membidik ini dan itu, bertanya ini dan itu, dan itu sangat menyenangkan. Dengan pengetahuan dari semester 4 lalu, aku pun berbagi ilmu teknik fotografi dengan temanku ini. Meski pengetahuan ku terbatas, aku harap sedikit-banyak dapat membantu mereka memahami teknik yang ingin mereka pelajari.

DPP_0070

DPP_0174

Hampir seluruh taman kami telusuri. Sambil menyusuri taman ke taman, kami banyak mengabadikan memori kami dan belajar banyak hal yang menyenangkan. Selain belajar dan berfoto, kami pun berbagi cerita. Apa saja yang bisa kami ceritakan, kami ceritakan. Ini adalah bentuk bersenang-senang kami. Dimana kami berbagi apapun dalam satu hari diselingi tawa. Mungkin karena intensitas bertemu kami yang sedikit, maka mulut kami tidak berhenti bercerita, tertawa, dan bahkan saling berucap sayang.

DPP_0082

DPP_0081

Terakhir sebelum pulang, kami berfoto bersama untuk mengabadikan kenangan hari itu. Hari itu sangat melelahkan sekaligus menyenangkan. Terimakasih ya Allah, Engkau telah memberikanku hal indah dalam satu hari. Teman yang baik untuk berbagi tawa, ilmu yang bermanfaat disetiap langkah kami, serta kebahagian yang berlimpah ruah.

Nah semoga liburan mu pun menyenangkan 🙂

Advertisements

3 thoughts on “Liburan Singkat: Kebun Raya Bogor

    • Halo Agung,
      foto-foto ini belum mewakilkan separuhnya Kebun Raya Bogor, yuk sekali waktu main ke Kebun Raya Bogor 🙂
      Terimakasih atas kunjungannya, saya akan berkunjung ke blog Agung segera ya 🙂

  1. Tau ga yang membawaku pertama kali ke sini tu bukan orang local tapi mantanku yg espanola, dia memperkenalkan dengan bangganya naik kereta ke bogor dan naik angkot menuju kebon raya bogor, aku suka banget dengan kebon raya bogor meski kaki encok jalannya jauh.Aku suka museumnya jugak!And yg pastinya kuliner sekitarnya, aku inget beliin espanola itu seblak plus roti maryam and bsknya die diare

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s