Semangat Dong, Tasya!

Hari ini aku main ke rumah Laras. Laras adalah temanku sejak SMA. Sebenarnya kami dipertemukan oleh guru les gitar kami, Kak Wendy untuk sebuah konser sewaktu kami SMP. Tapi baru sewaktu SMA saja aku mengenal Laras lebih dekat. Laras kuliah di Fakultas Kedokteran, berbeda kampus dan kegiatan inilah yang membuat kami tidak bisa sering-sering bertemu. Biasanya setiap libur semester kami selalu menyempatkan diri untuk bertemu. Sayangnya hampir dua semester belakangan ini Laras sibuk akupun begitu. Kalaupun ada waktu senggang pasti kami tidak berjodoh. Untungnya libur semester kali ini kami bisa bertemu.

Setelah tanggal 16 Agustus 2013 lalu Laras main kerumahku, akupun bermain kerumah Laras hari ini. Sepanjang kejadian hari ini, dari mulai berangkat kerumah Laras hingga pulang, banyak kejadian yang membuat aku berpikir keras, dan aku rasa tidak ada salahnya untuk berbagi salah satu pemikiran itu.

Mungkin banyak teman-teman yang sudah membaca posting-postingku terdahulu. Tentang betapa berkurangnya semangatku hari demi hari dan bagaimana rasa malas kerap kali menyergapku. Dan hari ini, tiba-tiba aku mendapat banyak suntikan semangat.

Awal suntikkan semangatku adalah dari abang ojek yang mengantarku kerumah Laras. Abang ojek ini sebenarnya adalah langgananku, Beliau hapal benar rumahku. Maka ketika aku tidak kunjung menyebrangi jalan seperti biasanya dan terus memanggilnya disebrang jalan, ia agak bingung. Aku katakan saja bahwa aku ingin kerumah temanku yang rumahnya berlawanan arah. Beliau pun mengantarku. Rupanya abang ojek ini juga langganan keluarga Laras. Mungkin Laras dan kakaknya sering diantar oleh abang ojek.

“Oh ke rumah dokter ya”, kata abang ojek itu sambil cengar-cengir. Dari raut wajahnya dan nada bicaranya, aku tahu kalau abang ojek ini membanggakan Laras dan kakaknya.

“Yang perempuan atau lelaki temennya?”, tanyanya lagi

Aku jawab temanku yang perempuan dan dengan bangga Beliau berkata bahwa Beliau adalah ojek langganan kakak-beradik dokter itu.

Walau singkat, kejadian pagi itu benar-benar membuat aku berpikir, kalau oranglain bisa begitu bangga dengan hasil yang diperoleh Laras dan kakaknya, bagaimana dengan orangtuanya? Dan seketika itu juga sosok Mama melintas dikepalaku. Butir-butir doa Beliau panjatkan untukku siang dan malam. Tidak ada lelah, Beliau mencoba memberikan aku yang terbaik. Dimata Mama, kebahagiaanku adalah yang utama. Bagi mama, sukses itu salah satu dari sekian banyak hal yang mengantarkan kebahagiaan. Dan mama jelas menginginkan aku menjadi orang yang sukses.

Sering kali mama mengucapkan angan-angannya tentang aku dan masa depanku. Mama berkata bahwa Beliau tidak membutuhkan harta yang berlimpah ruah untuk dirinya. Beliau tidak mengharap aku membalas sepeserpun uang dan keringat yang ia keluarkan untuk diriku. Beliau hanya ingin aku menjadi anak yang sukses, Dunia dan Akhirat.

Ingat itu saja membuat hatiku tersentuh. Dan semakin sedihlah aku ketika aku teringat kejadian-kejadian semester lalu yang membuat IP ku merosot drastis. Rasanya karena ketidaksemangatanku itu, semuanya jadi mengendur dan aku jadi tidak bijak dalam menyikapi apapun. Ditambah aku yang menyia-nyiakan banyak hal. Jauh dari baik.

Dari situ, aku jadi berpikir untuk mengesampingkan rasa malasku dan mulai memupuk semangatku. Rasanya tidak dapat dibayangkan lagi bagaimana senangnya, gembiranya, dan bahagianya aku nanti ketika Mama tersenyum bahagia saat melihat aku menjadi apa yang Beliau harapkan.

Semangat Semangat Semangat!Ayo mulai semuanya dengan Basmallah dan senyuman, untai semuanya dengan semangat, usaha dan ikhtiar, supaya hasil akhirnya memuaskan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s