Mengertilah

Ketika raga ini mulai merasa letih
Dan apa yang merona tidak sepenuhnya terasa benar
Dan semburat-semburat nestapa itu bermunculan
Sementara lengkungan senyum mulai sirna

Aku lelah

Namun, tidak perlu resah
Bibir tak usah bergunjing dengan lidah
Mata tak perlu melirik cemooh
Dan hati tak perlu berperasangka
Sesungguhnya diam adalah doa

Bagi raga yang telah lelah

Mengetilah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s